Batik Bambu Ijo Khas Desa Bukor

Sabtu, 15 Juli 2017. Batik merupakan warisan budaya nusantara (Indonesia) yang mempunyai nilai dan perpaduan seni yang tinggi, sarat dengan makna filosofis dan simbol penuh makna yang memperlihatkan cara berpikir masyarakat pembuatnya. Batik adalah kerajinan yang telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak dahulu. Keterampilan membatik digunakan sebagai mata pencaharian dan pekerjaan ekslusif bagi perempuan-perempuan Jawa hingga sampai ditemukannya batik cap yang memungkinkan masuknya laki-laki dalam pekerjaan membatik ini.

Desa Bukor, Kecamatan Wrigin, Kabupaten Bondowoso juga mempunyai batik khas bercorak Bambu Ijo yang dibuat oleh salah satu warga Bukor bernama Ahmad Priadi. Batik ini menjadi satu-satunya batik yang berasal dari Kec. Wringin yang mulai diproduksi sejak Januari 2017. Pada saat ini proses batik mulai berkembang dengan seiringnya pesanan yang semakin banyak. Salah satu bentuk dukungan diberikan oleh Perangkat Desa Bukor dengan menggunakan batik tersebut sebagai seragam dinas Desa Bukor. Pemilik batik berencana melakukan pelatihan softskill dalam waktu dekat ini, dengan harapan akan menumbuhkan ketertarikan masyarakat terhadap Batik untuk menjadi salah satu mata pencaharian.

Harapan Mahasiswa KKN Universitas Jember, agar Batik Bambu Ijo dapat terus berkembang dan menjadi ciri khas dari Kec. Wringin terutama Desa Bukor dan kedepannya bisa mendapatkan hak paten. Untuk harga Batik bambu ijo khas Desa Bukor tergolong murah yakni berkisar Rp 170.000,00 untuk ukuran 2m x 2m.

Untuk pemesanan bisa hubungi kontak dibawah ini

WA : 083847608482 (Priadi)

Instagram @Priadi07

Facebook : Priadi

BBM : DA3592CC

 

DSC02237

Related posts

Leave a Comment